<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>This Is an Another Side In My Heart</title>
	<atom:link href="http://mypuisi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mypuisi.wordpress.com</link>
	<description>I don't care with you If you don't care with me</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Oct 2008 03:35:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='mypuisi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/bc7155273b5ff2d790dc270105950c26?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>This Is an Another Side In My Heart</title>
		<link>http://mypuisi.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Shalat Subuh Ujian Terberat</title>
		<link>http://mypuisi.wordpress.com/2008/10/09/shalat-subuh-ujian-terberat/</link>
		<comments>http://mypuisi.wordpress.com/2008/10/09/shalat-subuh-ujian-terberat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 02:13:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mypuisi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mypuisi.wordpress.com/2008/10/09/shalat-subuh-ujian-terberat/</guid>
		<description><![CDATA[Salat Subuh, Ujian Terberat
Inilah ujian yang sesungguhnya. Ujian yang sangat sulit, namun bukan satu hal yang mustahil. Nilai tertinggi dalam ujian ini ­bagi seorang laki-laki­ adalah salat Subuh secara rutin berjamaah di masjid. Sedangkan bagi wanita, salat Subuh tepat pada waktunya di rumah. Setiap orang dianggap gagal dalam ujian penting ini, manakala mereka salat tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mypuisi.wordpress.com&blog=4345381&post=81&subd=mypuisi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Salat Subuh, Ujian Terberat</p>
<p>Inilah ujian yang sesungguhnya. Ujian yang sangat sulit, namun bukan satu hal yang mustahil. Nilai tertinggi dalam ujian ini ­bagi seorang laki-laki­ adalah salat Subuh secara rutin berjamaah di masjid. Sedangkan bagi wanita, salat Subuh tepat pada waktunya di rumah. Setiap orang dianggap gagal dalam ujian penting ini, manakala mereka salat tidak tepat waktu, sesuai yang telah ditetapkan Allah swt.<span id="more-81"></span></p>
<p>Sikap manusia dalam menunaikan salat wajib cukup beragam. Ada yang mengerjakan sebagian salatnya di masjid, namun meninggalkan sebagian yang lain. Ada pula yang melaksanakan salat sebelum habis waktunya, namun dikerjakan di rumah. Dan, Ada pula sebagian orang yang mengerjakan salat ketika hampir habis Batas waktunya (dengan tergesa-gesa). Yang terbaik di antara mereka adalah yang mengerjakan salat wajib secara berjamaah di mushala/masjid pada awal waktu.</p>
<p>Rasulullah saw. Telah membuat klasifikasi yang dijadikan sebagai tolok ukur untuk membedakan antara orang mukmin dengan orang munafik. Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., IA berkata bahwa Rasulullah saw. Bersabda: &#8221; Sesungguhnya salat yang paling berat bagi orang munafik adalah salat Isya&#8217; Dan salat Subuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya sekalipun dengan merangkak. (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Apabila Rasulullah saw. meragukan keimanan seseorang, beliau akan menelitinya pada saat salat Subuh. Apabila beliau tidak mendapati orang tadi salat Subuh (di masjid), maka benarlah apa yang beliau ragukan dalam hati.</p>
<p>Di balik pelaksanaan dua rakaat di ambang fajar ini, tersimpan rahasia yang menakjubkan. Banyak permasalahan yang bila dirunut, bersumber dari pelaksanaan salat Subuh yang disepelekan. Itulah sebabnya, para sahabat Rasulullah saw. sekuat tenaga agar tidak kehilangan waktu emas itu.</p>
<p>Pernah suatu hari, mereka terlambat salat Subuh dalam penaklulkan benteng Tastar. &#8216;Kejadian&#8217; ini membuat seorang sahabat, Anas bin Malik selalu menangis bila mengingatnya. Yang menarik, ternyata Subuh juga menjadi waktu peralihan dari era jahiliyah menuju era tauhid. Kaum &#8216;Ad, Tsamud, dan kaum pendurhaka lainnya, dilibas azab Allah swt. pada waktu Subuh.</p>
<p>Seorang penguasa Yahudi pernah menyatakan bahwa mereka tidak takut dengan orang Islam, kecuali pada satu hal, yaitu bila jumlah jamaah salat Subuh mencapai jumlah jamaah salat Jumat. Memang, tanpa salat Subuh, umat Islam tidak lagi berwibawa. Tak selayaknya kaum muslimin mengharapkan kemuliaan, kehormatan, dan kejayaan, bila mereka tidak memperhatikan salat ini.</p>
<p>Bagaimana orang-orang muslim tidur di waktu Subuh, lalu dia berdoa pada waktu Dhuha atau waktu Zhuhur atau waktu sore hari (Ashar), memohon kemenangan, keteguhan dan kejayaan di muka bumi. Bagaimana mungkin?</p>
<p>Sesungguhnya agama ini tidak akan mendapatkan kemenangan, kecuali telah terpenuhi semua syarat-syaratnya. Yaitu dengan melaksanakan ibadah, konsekuen dengan akidah, berakhlak mulia, mengikuti ajaran-Nya, tidak melanggar larangan-Nya, dan tidak sedikit pun meninggalkannya, baik yang sepele apalagi yang sangat penting.</p>
<p>Subhanallah! Allah swt. akan mengubah apa yang terjadi di muka bumi ini dari kegelapan menjadi keadilan, dari kerusakan menuju kebaikan. Semua itu terjadi pada waktu yang mulia, ialah waktu Subuh. Berhati-hatilah, jangan sampai tertidur pada saat yang mulia ini. Allah swt akan memberikan jaminan kepada orang yang menjaga salat Subuhnya, yaitu terbebas dari siksa neraka jahanam. Diriwayatkan dari Ammarah bin Ruwainah r.a., ia berkata: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: &#8220;Tidak akan masuk neraka, orang yang salat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam matahari.&#8221; (HR. Muslim).</p>
<p>Salat Subuh merupakan hadiah dari Allah swt., tidak diberikan, kecuali kepada orang-orang yang taat lagi bertaubat. Hati yang diisi dengan cinta kemaksiatan, bagaimana mungkin akan bangun untuk salat Subuh? Hati yang tertutup dosa, bagaimana mungkin akan terpengaruh oleh hadist-hadist yang berbicara tentang keutamaan salat Subuh?</p>
<p>Orang munafik tidak mengetahui kebaikan yang terkandung dalam salat Subuh berjamaah di masjid. Sekiranya mereka mengetahui kebaikan yang ada di dalamnya, niscaya mereka akan pergi ke masjid, bagaimanapun kondisinya, seperti sabda Rasulullah saw.: &#8221; Maka mereka akan mendatanginya, sekalipun dengan merangkak.&#8221;</p>
<p>Coba kita bayangkan ketika ada seorang laki-laki yang tidak mampu berjalan, tidak ada orang yang membantu memapahnya. Dalam kondisi yang sedemikian rupa, ia bersikeras mendatangi masjid dengan merangkak dan merayap di atas tanah untuk mendapatkan kebaikan yang terkandung dalam salat Subuh berjamaah Sekiranya kita saksikan ada orang yang meninggalkan salat Subuh berjamaah di masjid (dengan sengaja), maka kita akan mengetahui betapa besar musibah yang telah menimpanya.</p>
<p>Tentu saja, tulisan ini bukan untuk menuduh orang-orang yang tidak menegakkan salat Subuh di masjid dengan sebutan munafik. Allah swt Maha Tahu akan kondisi setiap muslim. Namun, sebaiknya hal ini dapat dijadikan sebagai bahan koreksi bagi setiap individu (kita), orang-orang yang kita cintai, anak-anak, serta sahabat-sahabat kita. Sudahkah kita salat Subuh berjamaah di masjid/musalla secara istiqomah?</p>
<p>Jika seseorang meninggalkan salat Subuh dengan sengaja, maka kesengajaan tersebut adalah bukti nyata dari sifat kemunafikan. Barang siapa yang pada dirinya terdapat sifat ini, maka segeralah bermuhasabah (intropeksi diri) dan bertaubat. Mengapa? Karena dikhawatirkan akhir hayat yang buruk (su&#8217;ul khatimah) akan menimpanya. Nauzubillah minzalik! (HD).</p>
<p>Dikutip, disadur dan diolah dari buku:<br />
Misteri Salat Subuh<br />
(Menyingkap 1001 Hikmah Salat Subuh Bagi Pribadi dan Masyarakat).<br />
Dr. Raghib As-Sirjani. Penerbit Aqwam Jembatan Ilmu. Solo.</p>
<p>[PKS-Kab.Bekasi OnLine]</p>
<p>sumber: http://ulwani.tripod.com </p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mypuisi.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mypuisi.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mypuisi.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mypuisi.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mypuisi.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mypuisi.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mypuisi.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mypuisi.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mypuisi.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mypuisi.wordpress.com/81/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mypuisi.wordpress.com&blog=4345381&post=81&subd=mypuisi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mypuisi.wordpress.com/2008/10/09/shalat-subuh-ujian-terberat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/635d351edab83ebeed8bdd6fe67e5e8f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">mypuisi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makna Ujian</title>
		<link>http://mypuisi.wordpress.com/2008/10/09/makna-ujian/</link>
		<comments>http://mypuisi.wordpress.com/2008/10/09/makna-ujian/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 02:12:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mypuisi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mypuisi.wordpress.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[Makna Ujian
Ungkapan lidah sering tak sesuai dengan keyakinan hati, Dan beribu ucapan tidak sesuai dengan amal perbuatan. Mukmin yang benar dan jujur adalah yang sesuai antara perkataan dengan perbuatannya. Sedangkan orang munafik, secara lahiriah kelihatan bagus Dan bersih, namun hatinya keras bagaikan batu, bahkan lebih keras lagi.
Allah swt. Maha Mengetahui apa yang terlintas dalam hati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mypuisi.wordpress.com&blog=4345381&post=79&subd=mypuisi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Makna Ujian</p>
<p>Ungkapan lidah sering tak sesuai dengan keyakinan hati, Dan beribu ucapan tidak sesuai dengan amal perbuatan. Mukmin yang benar dan jujur adalah yang sesuai antara perkataan dengan perbuatannya. Sedangkan orang munafik, secara lahiriah kelihatan bagus Dan bersih, namun hatinya keras bagaikan batu, bahkan lebih keras lagi.<span id="more-79"></span></p>
<p>Allah swt. Maha Mengetahui apa yang terlintas dalam hati manusia. Mengetahui Mata yang tidak jujur Dan segala yang tersembunyi dalam dada. Mengetahui yang munafik dari yang mukmin, serta mengetahui yang dusta dari yang jujur.</p>
<p>Namun, atas kehendak-Nya, Dia berhak memberikan ujian-ujian tertentu, untuk mengetahui rahasia hati yang tersembunyi dalam setiap jiwa; serta menunjukkan siapa yang hanya berbicara tanpa melaksanakan apa yang ia katakan; atau menyakini sesuatu, tapi tidak merealisasikannya.</p>
<p>Tujuan ditampakkannya rahasia hati itu karena Allah swt. Ingin menegakkan hujjah (alasan) atas manusia, agar di Hari kiamat nanti tidak Ada seorang pun yang merasa terzalimi Dan teraniaya. Mereka diberi ujian, akan tetapi sebagian besar gagal dalam ujian tersebut. Lebih dari itu, melalui ujian, Allah swt. Ingin membersihkan barisan orang-orang mukmin dari orang-orang munafik. Sebab, bercampurnya orang mukmin dengan orang munafik akan melemahkan barisan, menyebabkan kegoncangan, Dan mengakibatkan kekalahan serta kehancuran.</p>
<p>Ujian merupakan sunnah ilahiyah Dan sebagai standar bagi semua manusia tanpa kecuali, yang berlaku sejak Adam a.s. Diciptakan hingga Hari kiamat kelak.</p>
<p>Allah swt. Berfirman dalam kitab-Nya: Alif lam mim. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: &#8221; Kami telah beriman, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar Dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (QS.Al-Ankabut [29]: 1-3).</p>
<p>Ujian dari Allah swt. Tidak sedikit jumlahnya, Dan berlaku terus-menerus sejak manusia mendapat beban syariat, sampai tibanya kematian. Jihad fisabilillah merupakan ujian, bahkan sebagai ujian yang sangat berat. Namun, bukan mustahil dilakukan karena orang-orang mukmin bisa Lulus dalam ujian itu. Sedangkan orang-orang munafik, tidak akan Lulus. Infak di jalan Allah swt. Adalah ujian. Ujian ini sulit, tetapi bukan sesuatu yang mustahil.</p>
<p>Orang mukmin mampu melaksanakannya, sementara orang munafik tidak akan mampu. Begitu pula, bersikap baik terhadap sesama manusia juga ujian; menahan amarah juga ujian; rida dengan hukum Allah swt. Juga ujian; berbuat baik kepada orang tua pun ujian, Dan seterusnya.</p>
<p>Ujian memiliki variasi tingkat kesulitan. Seorang mukmin harus Lulus dalam semua ujian itu untuk membuktikan kebenaran imannya, Dan untuk menyelaraskan antara lisan Dan hatinya.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mypuisi.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mypuisi.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mypuisi.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mypuisi.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mypuisi.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mypuisi.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mypuisi.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mypuisi.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mypuisi.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mypuisi.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mypuisi.wordpress.com&blog=4345381&post=79&subd=mypuisi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mypuisi.wordpress.com/2008/10/09/makna-ujian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/635d351edab83ebeed8bdd6fe67e5e8f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">mypuisi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pandangan Islam Tentang Pacaran</title>
		<link>http://mypuisi.wordpress.com/2008/10/08/pandangan-islam-tentang-pacaran/</link>
		<comments>http://mypuisi.wordpress.com/2008/10/08/pandangan-islam-tentang-pacaran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 10:06:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mypuisi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mypuisi.wordpress.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[dari : http://cintastrawberry.890m.com/?pilih=news&#38;mod=yes&#38;aksi=lihat&#38;id=1
&#8220;Pacaran&#8221; adalah suatu kata yang tidak asing lagi kita dengar di kalangan remaja. Sebetulnya apa yang disebut dengan &#8220;pacaran&#8221; itu? Betulkah di dalam Islam ada yang namanya pacaran?
Pacaran diidentifikasikan sebagai suatu tali kasih sayang yang terjalin atas dasar saling menyukai antara lawan jenis. Apabila kita lihat secara sepintas dari definisi diatas mungkin dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mypuisi.wordpress.com&blog=4345381&post=74&subd=mypuisi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>dari : http://cintastrawberry.890m.com/?pilih=news&amp;mod=yes&amp;aksi=lihat&amp;id=1</strong></p>
<p>&#8220;Pacaran&#8221; adalah suatu kata yang tidak asing lagi kita dengar di kalangan remaja. Sebetulnya apa yang disebut dengan &#8220;pacaran&#8221; itu? Betulkah di dalam Islam ada yang namanya pacaran?<br />
Pacaran diidentifikasikan sebagai suatu tali kasih sayang yang terjalin atas dasar saling menyukai antara lawan jenis. Apabila kita lihat secara sepintas dari definisi diatas mungkin dapat disimpulkan bahwa pacaran itu merupakan suatu yang wajar dilakukan dikalangan remaja. Padahal apabila kita tinjau dari sudut agama Islam, dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits ternyata tidak ada satu kalimatpun yang menjelaskan tentang pacaran.<span id="more-74"></span><br />
Dalam Islam hanya ada khitbah (tunangan). Tapi khan tidak mungkin kita tunangan tanpa mengenal pribadi calon kita?. Tidak seperti itu, sebelum terjadi khitbah, di dalam Islam dianjurkan untuk berta’aruf (berkenalan) itupun kalau seandainya kita siap untuk nikah. Sebenarnya rugi kalau seandainya pacar kita itu bukan jodoh yang Allah SWT takdirkan untuk kita. Padahal kita sudah berkorban.<br />
Islam sesungguhnya agama kasih sayang, sangat tidak adil jika kita memberikan kasih sayang itu kepada seseorang saja. Padahal umat Islam itu bersaudara, Firman Allah dalam QS Al-Hujurat : 10, &#8220;Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara&#8221;. Bagaimana kita bersaudara dalam Islam?<br />
1.    Saling bersilaturahmi, karena dengan bersilaturahmi dapat menumbuhkan rasa kasih sayang.<br />
2.    Saling bertausyiah, karena ketika kita lupa kita diingatkan, dan ketika orang lain lupa kita mengingatkan.<br />
3.    Saling mendo’akan.<br />
Jadi kita harus memberikan kasih sayang kepada seluruh umat Islam di dunia ini, bukan hanya kepada seseorang dan kelompok tertentu saja.<br />
Untuk itu, marilah kita sama-sama untuk menghindari yang namanya pacaran itu. Karena kasih sayang tidak harus diungkapkan kepada seseorang saja, tetapi kepada siapa saja. Apabila kita melakukan suatu perbuatan yang dilarang oleh agama, maka kita akan berdosa. Begitu juga pacaran, apabila kita melakukan apa yang disebut dengan pacaran, maka kita akan berdosa pula. Na’udzubillaahi min dzalik.</p>
<p>Oleh karena itu, hendaklah kita :<br />
1.    Menundukan pandangan.<br />
&#8220;Firman Allah dalam QS An-Nuur : 31 mewajibkan kita untuk menundukkan pandangan. Sabda Rasul : &#8220;Pandangan itu merupakan salah satu panah iblis.&#8221;<br />
2.    Jangan berduaan dengan lawan jenis.<br />
&#8220;Janganlah kamu pergi berduaan dengan lawan jenismu, sebab yang ketiganya adalah setan.&#8221;<br />
3.    Memperbanyak shaum sunat<br />
Hal ini dimaksudkan agar kita selalu dapat menjaga pandangan dan menahan hawa nafsu.</p>
<p>Cobalah tiada lain suatu amalan yang dicintai Allah, sesungguhnya Allah akan jauh lebih mencintai kita. Carilah amalan yang disukai Allah, setelah kita tahu bahwa dalam Islam tidak ada yang namanya pacaran, cobalah untuk membatasi diri dalam hal itu. Ingatlah bahwa jangankan berpacaran, mendekatinya saja kita sudah tidak boleh. Firman Allah &#8220;Janganlah kamu dekati zina&#8221;.<br />
Kita tidak bisa menjaga pandangan dari yang tidak halal berarti kita sudah zina mata. Begitupun dengan pendengaran, pembicaraan, hati, bila tidak kita jaga dari perbuatan yang mendekati zina, berarti kita sudah berzina. Na’udzubillaahi min dzalik.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mypuisi.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mypuisi.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mypuisi.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mypuisi.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mypuisi.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mypuisi.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mypuisi.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mypuisi.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mypuisi.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mypuisi.wordpress.com/74/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mypuisi.wordpress.com&blog=4345381&post=74&subd=mypuisi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mypuisi.wordpress.com/2008/10/08/pandangan-islam-tentang-pacaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/635d351edab83ebeed8bdd6fe67e5e8f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">mypuisi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kayak Gimana Sih Cewek Matre Itu&#8230;.?</title>
		<link>http://mypuisi.wordpress.com/2008/10/08/kayak-gimana-sih-cewek-matre-itu/</link>
		<comments>http://mypuisi.wordpress.com/2008/10/08/kayak-gimana-sih-cewek-matre-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2008 09:55:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mypuisi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mypuisi.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[menurutku dalam berteman dan pacaran mestinya sih malu tuk minta ini minta itu ma orang lain walau ma pacar. kultur di indonesia emang sih kalo pacaran biasanya yg cowo relatif jadi lebih cepet bangkrut coz bayarin cewenya mulu tiap kali kemana dan ngapain ajanya (ongkos, makan, belanja barang2 yg sbnernya ga terlalu dibutuhin). setauku sih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mypuisi.wordpress.com&blog=4345381&post=70&subd=mypuisi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>menurutku d<strong>alam berteman dan pacaran mestinya sih malu tuk minta ini minta itu ma orang lain walau ma pacar</strong>. kultur di indonesia emang sih kalo pacaran biasanya yg cowo relatif jadi lebih cepet bangkrut coz bayarin cewenya mulu tiap kali kemana dan ngapain ajanya (ongkos, makan, belanja barang2 yg sbnernya ga terlalu dibutuhin). setauku sih itu jarang banget <strong>di kalangan orang jepang. mereka walau pacaran tapi tetep aja bayar sendiri2 apa2nya.</strong><span id="more-70"></span></p>
<p><strong></strong><br />
saran aja niy, mendingan tu cewe kamu kenali aja dulu sekalian ngetes juga. kalo ketemuan sbaiknya ga pake kendaraan yg terlalu bagus (kalo pake mobil/motor ya yg biasa aja jgn yg keluaran terbaru) atau selang seling aja-nanti dateng naik mobil, nanti naik motor, nanti naik angkot, nanti naik bajay. cewe matre pasti mukanya keliatan kusut kalo dia tau kamu dateng ke rumahnya/ jalan ma dia dengan cuma naik motor (Dengan catatan motornya motor biasa aja-bukan harga 20jutaan ke atas) atau lebih parah lagi kusutnya kalo tau naik angkot. apa yang dipake cowo dateng k rumah cewe/jalan ma dia tu dianggap cewe matre sebagai aset tu cowo. sekalian dianggap sbg tolak ukur seberapa tebel dompet tu cowo. kalo pas jalan biasanya cewe matre sok2 ngerasa laper atau haus biar kamu ngajak dia makan atau minum (kalo kamu udah ngajak di pikiran mereka otomatis kamu yg harus bayarin secara kamu pasti ga bakal &#8220;dianggap&#8221; ma dia kalo sampe dia bayar sendiri makan dan minumnya. atau bisa juga kalo jalan ke mall dia akan ke tempat pakaian cewe/ sepatu/tas/ apa aja deh yg berhubungan ma cewe doang pastinya&#8230;dia akan liat2 pilih2 coba2 pake dan tanya pendapatnya ttg barang yg ditangannya itu lalu bila kamu jawab bagus/cocok buat dia maka selanjutnya dia akan merajuk atau dengan nada mesra/manja bilang minta dibelikan/diberikan barang tsb. atau dlm pacaran kan sering komunikasi tu..nah cewe matre pasti rutin minta ditransferin pulsa, kalo kamu ga transfer pasti dia ngambek atau marah2 sekalian.<br />
cewe matre mnurutku ciri2 lainnya adalah penampilan cantik rapi polesannya banyak dan cenderung lengkap, pake bajunya juga modis dan model terbaru, ngomongin baju/ apa2 yg bermerk dan cenderung berpembawaan &#8220;sok kaya, sok punya segalanya&#8221; dan hanya senyum manis atau baik ke cowo yg kaya dan punya segalanya tapi bersikap sebaliknya ke cowo yg dari kasat matanya mnurut dia ga kaya dan ga punya apa2 yg bisa dibanggain dr segi materi. cewe matre gerah alias ga betah diajak jalan ke tempat gratisan spt pantai atau taman kota (krn ga ada gengsinya utk dia).</p>
<p>pokoknya kalo selama pacaran si cowo menghabiskan banyak uang utk membiayai semuanya setiap kali kencan atas permintaan si cewe (baik berupa body language, rayuan, kata manis/manja), maka bisa dipastikan tu cewe cuma cewe matre&#8230;saat kamu ga punya uang kamu akan ditinggal gitu aja krn dianggap udah ga ada pentingnya lagi ma kamu secara finansial kamu aja udah bangkrut&#8230;</p>
<p>tapi yah&#8230;namanya juga manusia, hati orang siapa yg tau kan&#8230;?</p>
<p>kalo emang cewe yg dihadapan kamu bener2 cewe matre pasti ga susah ketauan dan itu bisa ketauan sekali dua kali jalan ma dia&#8230;</p>
<p>tapi yang nyesek adalah kalo dia pura2 baik dan bayar sendiri tapi sekalinya minta dibayarin tu sesuatu yg mahal banget bahkan bagi kamu (tanpa kamu sadari) dan itu dalam jangka waktu lama baru ketahuan/kamu baru sadar&#8230;</p>
<p>berdoa aja kamu terhindar dari cewe macam itu..</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mypuisi.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mypuisi.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mypuisi.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mypuisi.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mypuisi.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mypuisi.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mypuisi.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mypuisi.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mypuisi.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mypuisi.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mypuisi.wordpress.com&blog=4345381&post=70&subd=mypuisi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mypuisi.wordpress.com/2008/10/08/kayak-gimana-sih-cewek-matre-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/635d351edab83ebeed8bdd6fe67e5e8f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">mypuisi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kasihku-pun Tak Sampai</title>
		<link>http://mypuisi.wordpress.com/2008/07/28/kasihku-pun-tak-sampai/</link>
		<comments>http://mypuisi.wordpress.com/2008/07/28/kasihku-pun-tak-sampai/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 09:07:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mypuisi</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mypuisi.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Cerita ini berawal sejak 3 tahun yang lalu. Saat itu aku masih duduk di bangku SMP kelas 3. Pada waktu itu aku sedang suka ma cewek. Dia itu temen aku SD. Aku dah lama sih suka ma dia. Tapi butuh waktu yang sangat lama dan butuh keberanian yang sangat. Dan waktu SMP itu aku mencurahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mypuisi.wordpress.com&blog=4345381&post=25&subd=mypuisi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Cerita ini berawal sejak 3 tahun yang lalu. Saat itu aku masih duduk di bangku SMP kelas 3. Pada waktu itu aku sedang suka ma cewek. Dia itu temen aku SD. Aku dah lama sih suka ma dia. Tapi butuh waktu yang sangat lama dan butuh keberanian yang sangat. Dan waktu SMP itu aku mencurahkan perasaanku itu. Dan dia terima.</p>
<p>Kita ngejalanin hari – hari bersama. Sesah senang-pun dilalui bersama. Setahun sudah aku bersama dirinya. Dan hubungan kita semakin dalam. Semua itu makin membuat indah hari – hariku.</p>
<p>Saat itu dia sempat berpamitan denganku. Bahwa dia tidak bisa di semarang terus ia harus ikut orang tuanya di ungaran. Karena sekolahnya pindah disana.<br />
“Sepertinya aku tidak bisa disini terus, aku harus ikut orang tua ku ke Ungaran, Tapi aku bakal coba balik ke semarang lagi kok buat nengokin kamu.” Kata dia.<br />
“Ya sudah aku tidak apa – apa, tapi aku bakal merasa sendiri kalo nggak ada kamu,Aku butuh kamu.” Harapku.<br />
<span id="more-25"></span><br />
“Sudah-lah toh aku akan kembali tuk menengok kamu, Tapi aku juga nggak bisa lama &#8211; lama disemarang.. Aku disana – kan juga harus sekolah.” Tambahnya.<br />
“Kalau begitu janji ya. Gak bakal ada seseorang lain dihati kamu selain aku” Aku genggam tangannya erat – erat. “Ya, Kamu juga ya, Jaga diri baik – baik .! Jangan mlenceng ke cewek laen” Jawab dia sambil tersenyum.</p>
<p>Sejak itu berpisah-lah kita. Janji dia untuk pulang tidak terlaksana. Sudah 2 tahun aku tidak melihat dirinya. Aku rela misalkan dia menduakan aku. Aku sempat berpikir macam – macam kalau dia bersama cowok laen.</p>
<p>Saat itu sore yang berhawa agak mendung aku melihat seorang gadis yang melangkah dalam rintik hujan berjalan menuju depan rumahku. Pandanganku tertuju dan terpusat kepadanya. Ternyata dia adalah kekasihku yang lama menghilang dari pandangan selama dua tahun.</p>
<p>Aku cepat cepat berlari ke dalam gudang , mengambil payung dan berlari menjemput dirinya. Kami-pun saling berpelukan dan menangis.<br />
“Kenapa kamu baru kelihatan sekarang?” , “Kamu kemana saja?” , “Mana Janjimu dulu?” Tanyaku agak kecewa.<br />
“Aku sudah dijodohkan dengan kerabatku di sana.” , “Aku takut hanya membuatmu kecewa” , “Sebab memberitahumu masalah ini sama saja membunuhmu”. Jawab dia dengan agak merasa bersalah dia menggenggam tanganku lebih keras.<br />
“Aku tidak kecewa, sama sekali tidak kecewa,” , “Kenapa kamu tidak bilang dari dulu?”tanyaku dengan penasaran. Dia hanya diam dan menatap diriku. Seakan takut jauh dariku.<br />
“Kalau itu memang jalanmu, Silakan jalani saja”. “Tapi jangan lupakan aku ya.”.”Dan undangan yang ada ditanganmu itu sebaiknya kau simpan saja”. Jawabku.<br />
Dia menyimpan undangan itu di jaket bajunya dan tidak menyangka kalau aku sudah menebak dia membawa undangan. Sekarang, mampir dulu di rumahku. Istirahat-lah dulu baru besok pagi kau kembali ke sana”. Kugandeng tangannya dan mengajaknya masuk rumah.</p>
<p>Saat itu adalah saat terakhir aku melihat dirinya. Sampai sekarang tak tahu dia dimana. Yang jelas aku akan selalu mendoakan agar dia bahagia di kehidupan barunya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mypuisi.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mypuisi.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mypuisi.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mypuisi.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mypuisi.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mypuisi.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mypuisi.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mypuisi.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mypuisi.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mypuisi.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mypuisi.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mypuisi.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mypuisi.wordpress.com&blog=4345381&post=25&subd=mypuisi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mypuisi.wordpress.com/2008/07/28/kasihku-pun-tak-sampai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/635d351edab83ebeed8bdd6fe67e5e8f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">mypuisi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Unforgettable Memories</title>
		<link>http://mypuisi.wordpress.com/2008/07/28/unforgettable-memmories/</link>
		<comments>http://mypuisi.wordpress.com/2008/07/28/unforgettable-memmories/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 06:26:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mypuisi</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mypuisi.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[pertama waktu bertemu denganmu
aku suka lirikan matamu
kulihat indah pada dirimu
dan senyumu slalu temani aku
namun kenapa
dirimu meninggalkanku
dan mengapa
kau tinggalkan luka
yang tak akan hilang
tak sadarku menagis
tangisku dalam mimpi
kuingin kau kembali kepadaku.
dan bersama lagi
seperti kisah masa lalu
kuingin kau seperti dulu
dan kisah cinta kita
akan abadi untuk selamanya
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mypuisi.wordpress.com&blog=4345381&post=8&subd=mypuisi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>pertama waktu bertemu denganmu<br />
aku suka lirikan matamu<br />
kulihat indah pada dirimu<br />
dan senyumu slalu temani aku<br />
namun kenapa<br />
dirimu meninggalkanku<br />
dan mengapa<span id="more-8"></span><br />
kau tinggalkan luka<br />
yang tak akan hilang<br />
tak sadarku menagis<br />
tangisku dalam mimpi<br />
kuingin kau kembali kepadaku.<br />
dan bersama lagi<br />
seperti kisah masa lalu<br />
kuingin kau seperti dulu<br />
dan kisah cinta kita<br />
akan abadi untuk selamanya</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mypuisi.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mypuisi.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mypuisi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mypuisi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mypuisi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mypuisi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mypuisi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mypuisi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mypuisi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mypuisi.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mypuisi.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mypuisi.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mypuisi.wordpress.com&blog=4345381&post=8&subd=mypuisi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mypuisi.wordpress.com/2008/07/28/unforgettable-memmories/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/635d351edab83ebeed8bdd6fe67e5e8f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">mypuisi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>If She Knows What Was In My Heart</title>
		<link>http://mypuisi.wordpress.com/2008/07/28/if-she-know-what-was-in-my-heart/</link>
		<comments>http://mypuisi.wordpress.com/2008/07/28/if-she-know-what-was-in-my-heart/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 06:17:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mypuisi</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mypuisi.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[If She Knows What Was In My Heart By: Ryo
jika kau tahu apa yang dulu dihatiku
jika kau tahu apa yang ada dihatiku
aku mencintaimu
namun, aku tak tahu kau tak akan dapat
menerima diriku apa adanya
sekarang aku hanyalah sebatang kara
sendirian&#8230;&#8230;
bagaikan kaktus ditengah padang gurun
kering, panas, menjadi apa yang harus aku jalani tiap hari
walaupun kau telah pergi
aku yakin suatu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mypuisi.wordpress.com&blog=4345381&post=3&subd=mypuisi&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>If She Knows What Was In My Heart By: Ryo</p>
<p>jika kau tahu apa yang dulu dihatiku<br />
jika kau tahu apa yang ada dihatiku<br />
aku mencintaimu<br />
namun, aku tak tahu kau tak akan dapat<br />
menerima diriku apa adanya<br />
sekarang aku hanyalah sebatang kara<br />
sendirian&#8230;&#8230;<br />
bagaikan kaktus ditengah padang gurun<br />
kering, panas, menjadi apa yang harus aku jalani tiap hari<br />
walaupun kau telah pergi<br />
aku yakin suatu saat<br />
kita akan bertemu lagi</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/mypuisi.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/mypuisi.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mypuisi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mypuisi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mypuisi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mypuisi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mypuisi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mypuisi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mypuisi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mypuisi.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mypuisi.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mypuisi.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mypuisi.wordpress.com&blog=4345381&post=3&subd=mypuisi&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mypuisi.wordpress.com/2008/07/28/if-she-know-what-was-in-my-heart/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/635d351edab83ebeed8bdd6fe67e5e8f?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">mypuisi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>