Kasihku-pun Tak Sampai

Juli 28, 2008 mypuisi

Cerita ini berawal sejak 3 tahun yang lalu. Saat itu aku masih duduk di bangku SMP kelas 3. Pada waktu itu aku sedang suka ma cewek. Dia itu temen aku SD. Aku dah lama sih suka ma dia. Tapi butuh waktu yang sangat lama dan butuh keberanian yang sangat. Dan waktu SMP itu aku mencurahkan perasaanku itu. Dan dia terima.

Kita ngejalanin hari – hari bersama. Sesah senang-pun dilalui bersama. Setahun sudah aku bersama dirinya. Dan hubungan kita semakin dalam. Semua itu makin membuat indah hari – hariku.

Saat itu dia sempat berpamitan denganku. Bahwa dia tidak bisa di semarang terus ia harus ikut orang tuanya di ungaran. Karena sekolahnya pindah disana.
“Sepertinya aku tidak bisa disini terus, aku harus ikut orang tua ku ke Ungaran, Tapi aku bakal coba balik ke semarang lagi kok buat nengokin kamu.” Kata dia.
“Ya sudah aku tidak apa – apa, tapi aku bakal merasa sendiri kalo nggak ada kamu,Aku butuh kamu.” Harapku.

“Sudah-lah toh aku akan kembali tuk menengok kamu, Tapi aku juga nggak bisa lama – lama disemarang.. Aku disana – kan juga harus sekolah.” Tambahnya.
“Kalau begitu janji ya. Gak bakal ada seseorang lain dihati kamu selain aku” Aku genggam tangannya erat – erat. “Ya, Kamu juga ya, Jaga diri baik – baik .! Jangan mlenceng ke cewek laen” Jawab dia sambil tersenyum.

Sejak itu berpisah-lah kita. Janji dia untuk pulang tidak terlaksana. Sudah 2 tahun aku tidak melihat dirinya. Aku rela misalkan dia menduakan aku. Aku sempat berpikir macam – macam kalau dia bersama cowok laen.

Saat itu sore yang berhawa agak mendung aku melihat seorang gadis yang melangkah dalam rintik hujan berjalan menuju depan rumahku. Pandanganku tertuju dan terpusat kepadanya. Ternyata dia adalah kekasihku yang lama menghilang dari pandangan selama dua tahun.

Aku cepat cepat berlari ke dalam gudang , mengambil payung dan berlari menjemput dirinya. Kami-pun saling berpelukan dan menangis.
“Kenapa kamu baru kelihatan sekarang?” , “Kamu kemana saja?” , “Mana Janjimu dulu?” Tanyaku agak kecewa.
“Aku sudah dijodohkan dengan kerabatku di sana.” , “Aku takut hanya membuatmu kecewa” , “Sebab memberitahumu masalah ini sama saja membunuhmu”. Jawab dia dengan agak merasa bersalah dia menggenggam tanganku lebih keras.
“Aku tidak kecewa, sama sekali tidak kecewa,” , “Kenapa kamu tidak bilang dari dulu?”tanyaku dengan penasaran. Dia hanya diam dan menatap diriku. Seakan takut jauh dariku.
“Kalau itu memang jalanmu, Silakan jalani saja”. “Tapi jangan lupakan aku ya.”.”Dan undangan yang ada ditanganmu itu sebaiknya kau simpan saja”. Jawabku.
Dia menyimpan undangan itu di jaket bajunya dan tidak menyangka kalau aku sudah menebak dia membawa undangan. Sekarang, mampir dulu di rumahku. Istirahat-lah dulu baru besok pagi kau kembali ke sana”. Kugandeng tangannya dan mengajaknya masuk rumah.

Saat itu adalah saat terakhir aku melihat dirinya. Sampai sekarang tak tahu dia dimana. Yang jelas aku akan selalu mendoakan agar dia bahagia di kehidupan barunya.

Iklan

Entry Filed under: cerpen

4 Comments Add your own

  • 1. bayu aprilian  |  Juli 28, 2008 pukul 5:08 pm

    weleh2. kisah pribadi ki. hehehe. teruskan bakatmu…

  • 2. yolanda  |  Juli 29, 2008 pukul 1:50 pm

    duh kasihan amat sich…. harus tpp semangat…. ya

  • 3. Kasihku-pun tak sampai &l&hellip  |  Agustus 23, 2008 pukul 3:51 pm

    […] Kasihku-pun tak sampai Kasihku-pun Tak Sampai […]

  • 4. sawali tuhusetya  |  September 26, 2008 pukul 4:04 pm

    cinta memang bisa membuat bahagia, tapi bisa juga sekaligus bikin sakit hati. tapi ada banyak jalan menuju ke roma, mas riyo. kalau memang berjodoh, pasti deh si doi pasti kembali. yang penting tetep semangat dan tdk membuat hati mas riyo sakit.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

RSS ipoel`s blog

RSS Citoel’s Weblog

RSS Nasroel Blog

Kalender Masehi

Juli 2008
M S S R K J S
    Okt »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

puisi web blog

My Arsip

Komentar Terbaru

mypuisi di Pandangan Islam Tentang P…
permay di Pandangan Islam Tentang P…
permay di Pandangan Islam Tentang P…
liza di If She Knows What Was In My…
Sawali Tuhusetya di Pandangan Islam Tentang P…
sawali tuhusetya di Kasihku-pun Tak Sampai
Kasihku-pun tak samp… di Kasihku-pun Tak Sampai
yolanda di Kasihku-pun Tak Sampai
bayu aprilian di Kasihku-pun Tak Sampai

Blog Stats

RSS Jual Perlengkapan dan Aksesoris Komputer Bekas

RSS dunia kecilku

 
%d blogger menyukai ini: